Sejarah dan Perkembangan

Potensi Laut Kalimantan Barat yang berhadapan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan merupakan modal besar dalam menghadapi globalisasi. Dengan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kalimantan Barat khususnya di bidang sumber daya kelautan diharapkan mampu mengoptimalkan potensi laut tersebut bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Universitas Tanjungpura sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Kalimantan Barat, harus turut berperan aktif dalam usaha penyediaan dan peningkatan mutu pendidikan, sehingga akhirnya akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kalimantan Barat tersebut.

Beberapa prestasi telah diraih oleh Universitas Tanjungpura khusunya Fakultas MIPA yang sadar akan potensi intangiabel dari bahan hayati laut Kalimantan Barat sehingga riset bertema eksplorasi laut menjadi minat eksklusif yang didukung pembiayaannya oleh DIKTI. Riset eksplorasi laut di Universitas Tanjungpura telah menghasilkan temuan-temuan yang menjanjikan di bidang antikanker, antibakteri, antivirus dan biofuel didukung dengan luasan wilayah pesisir yang masih terjaga dengan baik. Hal inilah yang mendasari perlunya dibentuk Program Studi (PS) S-1 Ilmu Kelautan FMIPA UNTAN.

Pelaksanaan proses pembelajaran pada PS Ilmu Kelautan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen DIKTI mengenai Penugasan Penyelenggaraan PS Ilmu Kelautan Nomor 630/E.E2/DT/2013 tanggal 10 Juli 2013. Di Tahun 2014, Program Studi Ilmu Kelautan telah mendapatkan status akreditasi program studi sesuai Surat Keputusan BAN-PT Ristekdikti No. 468/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014 yang berlaku hingga 14 Desember 2019.

Semenjak berdiri tahun 2013, Program Studi Ilmu Kelautan sudah mengalami bebarapa kali perubahan ketua Jurusan diantaranya :

Tahun 2013-2014 : Achmad Mulyadi, S.Si, M.Si
Tahun 2013-2014 (PAW) : Nurhasanah, S.Si, M.Si
Tahun 2014-2016 (PAW) : Nora Idiawati, S.Si, M.Si
Tahun 2016-2020 : Nora Idiawati, S.Si, M.Si